"Seandainya saja anda tidak sampai (wushul) padaNya, kecuali
harus melalui sirnanya keburukan-keburukan anda, dan terhapusnya
klaim-klaim anda, maka anda pasti tidak akan pernah sampai kepadaNya
selama-lamanya.
Namun, apabila Allah Ta'ala hendak mewushulkan dirimu padaNya,
maka Allah menutupi sifatmu dengan SifatNya, dan menirai karaktermu
dengan KarakterNya. Maka Wushul anda kepadaNya, adalah karena dari Dia
kepadamu, bukan dari dirimu kepadaNya."